ACT Blog

logo act communications
logo bendera indonesia
Networking Teknologi Ahmad Rudiansyah  

Apa itu Swicth Jaringan?

ACT Communications – Swicth jaringan adalah blok bangunan jaringan komputer, yang merupakan inti dari pengaturan jaringan apa pun. Untuk memahami apa yang mereka lakukan, penting untuk mengetahui cara kerjanya dan perbedaannya dari perangkat jaringan lain seperti router dan hub.

Apa itu Swicth Jaringan?

Switch jaringan adalah perangkat pusat yang menghubungkan beberapa komputer dan server sehingga mereka dapat berbagi sumber daya dan data. Mereka sering disebut switch Layer 2 karena mereka hanya memproses data pada lapisan kedua model OSI (Open System Interconnection).

Sakelar jaringan membaca alamat MAC, yang membantu mengidentifikasi setiap komputer yang terhubung ke internet. Sakelar mengirimkan data apa pun yang ditujukan untuk alamat spesifik itu langsung ke mesin yang sesuai tanpa melalui semua perangkat lain.

Masalah Apa yang Dipecahkan oleh Switch Jaringan?

Switch adalah cara yang bagus untuk memperluas jaringan sambil menyederhanakan konektivitas. Mereka menghubungkan berbagai jenis jaringan, seperti kabel dan nirkabel; mengurangi tabrakan data di area lalu lintas tinggi; dan mengurangi konsumsi daya pada perangkat yang mungkin sering dimatikan (seperti printer), menawarkan perlindungan dari serangan siber.

Switch jaringan menghubungkan pengguna, aplikasi, dan peralatan di seluruh jaringan. Melakukannya memungkinkan peningkatan komunikasi dan kolaborasi antar pengguna. Selain itu, sakelar jaringan dapat membantu meningkatkan keamanan dengan mengisolasi lalu lintas dan menjaganya agar tidak melintasi seluruh jaringan.

Ini juga dapat membantu meningkatkan kinerja dengan mengurangi kemacetan dan menyediakan jalur khusus untuk lalu lintas. Menggunakan sakelar jaringan dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas organisasi.

Baca Juga :  5 Dampak Perkembangan Teknologi dan Komunikasi

Bagaimana Switch Jaringan Bekerja?

Switch jaringan adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan perangkat di jaringan komputer menggunakan packet switching untuk menerima, memproses, dan meneruskan data ke perangkat tujuan. Sakelar jaringan muncul sebagai simpul dalam topologi jaringan dan bekerja dengan perangkat lain, seperti router dan firewall untuk membuat jaringan yang lengkap.

Switch jaringan menggunakan Layer 2 dari model OSI dan bekerja pada layer data link (Layer 2). Switch beroperasi pada level ini karena di sinilah frame digunakan untuk mengidentifikasi setiap frame dengan alamat MAC-nya.

Setelah frame yang masuk telah dianalisis dan alamat MAC-nya ditemukan, frame dapat diteruskan ke port yang sesuai untuk dikirimkan ke tujuan akhirnya. Alamat MAC digunakan oleh sakelar untuk menentukan ke mana harus mengirim data.

Ketika switch menerima paket dari salah satu portnya, switch akan memeriksa alamat MAC di header paket. Jika alamat MAC ini cocok dengan entri dalam daftar alamat MAC untuk port yang terhubung, maka data akan dikirim ke port ini.

Manfaat Switch Jaringan

Switch jaringan memungkinkan komunikasi antar perangkat dengan meneruskan paket data di antara mereka. Ini mencegah tabrakan bingkai dengan menggunakan alamat MAC penerima untuk memfilter bingkai sebelum diteruskan. Manfaat lainnya termasuk:

  • Switch jaringan meningkatkan kecepatan dan kinerja jaringan.
  • Mereka dapat membantu meningkatkan keamanan jaringan dengan menyediakan fitur seperti keamanan port dan pemfilteran MAC.
  • Mereka dapat membantu menyederhanakan jaringan dengan mengurangi kebutuhan akan banyak hub atau router.
  • Mereka memberi pengguna lebih banyak kontrol atas arus lalu lintas jaringan mereka.
  • Mereka dapat membuat pengelolaan jaringan lebih mudah dengan menyediakan pengguna dengan satu titik manajemen.
  • Sebagian besar sakelar modern dapat dikelola sepenuhnya melalui koneksi IP, jadi tidak perlu mengunjungi setiap mesin satu per satu untuk membuat perubahan.
Baca Juga :  Migrasi Pusat Data: 7 Praktik Terbaik

Jenis Sakelar

Sakelar jaringan adalah bagian penting dari peralatan dalam infrastruktur jaringan perusahaan. Mereka memastikan bahwa data dari satu perangkat dapat menjangkau yang lain. Sebuah switch jaringan terdiri dari tabel input, output, dan forwarding. Tabel penerusan menentukan paket data mana yang akan dikirim berdasarkan alamat MAC. Ada beberapa jenis switch jaringan:

  • KVM: KVM switch adalah perangkat keras yang memungkinkan pengguna untuk berbagi keyboard komputer, monitor video, dan mouse di antara dua atau lebih komputer atau server tanpa mengharuskan mereka untuk mematikan satu mesin sebelum menggunakan yang lain.
  • Dikelola: Sakelar terkelola menyediakan fitur-fitur canggih seperti VLAN (jaringan area lokal virtual), dukungan QoS (kualitas layanan) untuk mengelola arus lalu lintas antar perangkat, dan otentikasi 802.1X untuk meningkatkan keamanan dan kemampuan konfigurasi jarak jauh.
  • Tidak dikelola: Sakelar sakelar yang tidak dikelola tidak dapat dikonfigurasi. Mereka bisa menjadi alternatif berbiaya rendah jika yang dibutuhkan hanyalah fungsionalitas dasar seperti menghubungkan PC dalam kelompok kerja yang sama.
  • Cerdas: Sakelar cerdas telah menambahkan kecerdasan, memungkinkan deteksi otomatis aliran data dan lalu lintas penerusan otomatis berdasarkan kebijakan administrator.
  • PoE (daya melalui Ethernet): Sakelar berkemampuan PoE mendistribusikan daya dari stopkontak ke satu atau lebih perangkat yang kompatibel dengan PoE, menghilangkan kebutuhan akan adaptor daya yang besar.
Baca Juga :  CloudOps vs. ITOps | Planet Jaringan Perusahaan

Apa Perbedaan Antara Switch dan Router?

Router adalah perangkat yang menghubungkan dua atau lebih jaringan, sedangkan switch adalah perangkat yang menghubungkan komputer dalam jaringan yang sama. Switch memungkinkan komunikasi antar perangkat di jaringan yang sama dengan meneruskan paket data ke tujuan yang benar. Router menggunakan tabel routing untuk menentukan ke mana harus mengirim paket, sementara switch menggunakan alamat MAC untuk meneruskan data.

Apa Perbedaan Antara Switch dan Hub?

Hub adalah perangkat yang memungkinkan beberapa komputer untuk terhubung satu sama lain. Switch adalah perangkat yang memungkinkan beberapa komputer terhubung satu sama lain dan mengontrol arus lalu lintas di antara mereka. Switch lebih cepat dan lebih efisien daripada hub karena mereka dapat mengirim data langsung ke komputer yang membutuhkannya, daripada menyiarkannya ke semua perangkat yang terhubung. Mereka memungkinkan fitur yang lebih canggih seperti QoS untuk aplikasi yang sensitif terhadap latensi seperti voice over IP (VoIP).