{"id":515,"date":"2021-12-21T00:42:21","date_gmt":"2021-12-20T16:42:21","guid":{"rendered":"https:\/\/act.net.id\/blog\/?p=515"},"modified":"2022-04-21T17:28:31","modified_gmt":"2022-04-21T09:28:31","slug":"koneksi-wifi-tidak-stabil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/act.net.id\/blog\/koneksi-wifi-tidak-stabil\/","title":{"rendered":"5 Penyebab Sepele Koneksi Wifi Tidak Stabil"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi anda pengguna WiFi, pasti pernah mengalami kondisi <\/span><a href=\"https:\/\/act.net.id\/blog\/wifi-tersambung-tapi-tidak-bisa-internet\/\">WiFi tersambung tapi tidak bisa internet<\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, anda juga pasti pernah mengalami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi wifi tidak stabil. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata masalah tersebut tidak melulu terjadi karena gangguan dari pusat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa jadi WiFi lemot dan sering putus-putus itu karena ulah anda sendiri. Kok bisa? Ini dia jawabannya !<\/span><\/p>\n<h3>Router Berdekatan dengan Barang Elektronik<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab jaringan wifi tidak stabil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, yang pertama bisa jadi karena letak router WiFi yang terlalu berdekatan dengan barang elektronik lain.\u00a0 Barang elektronik yang ada di sekitar WiFi dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik yang akan mengacaukan kinerja <a href=\"https:\/\/act.net.id\/\">internet<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari hal itu, letakkan WiFi di tempat yang jauh dari barang elektronik seperti ponsel, TV, microwave, dan perlengkapan elektronik lain. Menjauhkan WiFi dari perangkat elektronik akan membuat sinyal WiFi menjadi lebih optimal.<\/span><\/p>\n<h3>Router Ada di Ruangan yang Tertutup<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruangan yang tertutup akan menghambat kinerja sinyal WiFi.\u00a0 Pilihlah ruang yang strategis untuk meletakkan router, yang kiranya ketika wifi diletakkan di tempat tersebut, sinyalnya dapat menyebar rata ke berbagai area.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meletakkan Wifi di ruang tertutup (misal kamar), hanya akan menguntungkan satu pihak dan membatasi ruang gerak penggunanya. Anda hanya akan menikmati sinyal WiFI ketika berada di dalam ruangan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3>Router Terletak di Dekat Jendela<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meletakkan WiFi di dekat jendela sama halnya dengan membuang\/ menyebar sinyal ke area yang lebih luas. Ini juga bisa menjadi penyebab <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jaringan WiFi tidak stabil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Sinyal WiFi yang harusnya hanya bisa ditangkap di area dalam jendela, terbagi dengan area yang ada di luar jendela.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan tersebut dapat membuat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi WiFi tidak stabil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, koneksi menjadi lemot bahkan bisa sampai terputus dan tidak bisa digunakan. Jadi, usahakan untuk tidak meletakkan router di dekat jendela.<\/span><\/p>\n<h3>Router Terlalu Jauh dari Pengguna<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab WiFi tidak stabil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya, bisa jadi\u00a0 karena letak router yang terlalu jauh dengan anda. Posisi anda yang terlalu jauh dari Router akan memengaruhi kekuatan sinyal Wifi yang masuk ke dalam perangkat anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, coba periksa kembali di mana letak Router WiFi anda, apakah sudah terletak di tempat yang strategis atau belu. Jika belum segera pindahkan agar sinyal WiFi dapat tersebar merata ke seluruh ruangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Router Terletak di Lantai<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meletakkan router WiFi di lantai ternyata berpengaruh terhadap kestabilan sinyal WiFi. Router WiFi sama halnya dengan antena Televisi, jika diletakkan di posisi rendah maka sinyal tidak akan maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Posisi rendah tersebut akan mempersulit WiFi memperoleh sinyal, akhirnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi WiFi tidak stabil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Agar kenyamanan anda dalam menggunakan WiFi tidak terganggu, jangan sampai meletakkan Router di lantai. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi anda pengguna WiFi, pasti pernah mengalami kondisi WiFi tersambung tapi tidak bisa internet. Tidak hanya itu, anda juga pasti pernah mengalami koneksi wifi tidak stabil. Ternyata masalah tersebut tidak melulu terjadi karena gangguan dari pusat.\u00a0 Bisa jadi WiFi lemot dan sering putus-putus itu karena ulah anda sendiri. Kok bisa? Ini dia jawabannya ! Router Berdekatan dengan Barang Elektronik Penyebab jaringan wifi tidak stabil, yang pertama bisa jadi karena letak router WiFi yang terlalu berdekatan dengan barang elektronik lain.\u00a0 Barang elektronik yang ada di sekitar WiFi dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik yang akan mengacaukan kinerja internet.\u00a0 Untuk menghindari hal itu, letakkan WiFi di tempat yang jauh dari barang elektronik seperti ponsel, TV, microwave, dan perlengkapan elektronik lain. Menjauhkan WiFi dari perangkat elektronik akan membuat sinyal WiFi menjadi lebih optimal. Router Ada di Ruangan yang Tertutup Ruangan yang tertutup akan menghambat kinerja sinyal WiFi.\u00a0 Pilihlah ruang yang strategis untuk meletakkan router, yang kiranya ketika wifi diletakkan di tempat tersebut, sinyalnya dapat menyebar rata ke berbagai area. Meletakkan Wifi di ruang tertutup (misal kamar), hanya akan menguntungkan satu pihak dan membatasi ruang gerak penggunanya. Anda hanya akan menikmati sinyal WiFI ketika berada di dalam ruangan tersebut.\u00a0 Router Terletak di Dekat Jendela Meletakkan WiFi di dekat jendela sama halnya dengan membuang\/ menyebar sinyal ke area yang lebih luas. Ini juga bisa menjadi penyebab jaringan WiFi tidak stabil. Sinyal WiFi yang harusnya hanya bisa ditangkap di area dalam jendela, terbagi dengan area yang ada di luar jendela. Keadaan tersebut dapat membuat koneksi WiFi tidak stabil, koneksi menjadi lemot bahkan bisa sampai terputus dan tidak bisa digunakan. Jadi, usahakan untuk tidak meletakkan router di dekat jendela. Router Terlalu Jauh dari Pengguna Sebab WiFi tidak stabil selanjutnya, bisa jadi\u00a0 karena letak router yang terlalu jauh dengan anda. Posisi anda yang terlalu jauh dari Router akan memengaruhi kekuatan sinyal Wifi yang masuk ke dalam perangkat anda. Oleh sebab itu, coba periksa kembali di mana letak Router WiFi anda, apakah sudah terletak di tempat yang strategis atau belu. Jika belum segera pindahkan agar sinyal WiFi dapat tersebar merata ke seluruh ruangan.\u00a0 Router Terletak di Lantai Meletakkan router WiFi di lantai ternyata berpengaruh terhadap kestabilan sinyal WiFi. Router WiFi sama halnya dengan antena Televisi, jika diletakkan di posisi rendah maka sinyal tidak akan maksimal. Posisi rendah tersebut akan mempersulit WiFi memperoleh sinyal, akhirnya koneksi WiFi tidak stabil. Agar kenyamanan anda dalam menggunakan WiFi tidak terganggu, jangan sampai meletakkan Router di lantai.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":516,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[119,103],"tags":[128,130,129,126,131],"class_list":["post-515","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","category-teknologi","tag-koneksi","tag-letak-wifi","tag-router","tag-wifi","tag-wifi-tidak-stabil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=515"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":517,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions\/517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/act.net.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}